Minggu, 25 Oktober 2009

Sejarah & Perkembangan Ilmu Beladiri Kungfu


Kung fu adalah ilmu bela diri dari Tiongkok. Makanya kita tidak asing dengan kata chinese kungfu. Akan tetapi, arti kata kung fu yang sebenarnya memiliki makna luas, yakni sesuatu yang didapat dalam waktu yang lama dan dengan ketekunan yang sungguh-sungguh. Sehingga seorang ahli memasak yang hebat pun dapat dikatakan memiliki kungfu yang tinggi.
................................


Selain kata kung fu, istilah wushu dan kun dao juga sering dipakai untuk menyebut ilmu bela diri dari Tiongkok. Sedangkan ilmu Kungfu yang sudah menyebar ke Asia Tenggara (terutama Indonesia) di masa lalu disebut Kuntao, menurut Donn Draeger dalam buku beliau yang berjudul Weapons and Fighting Arts of Indonesia. Namun di masa kini, istilah Kuntao tersebut sudah sangat jarang dipergunakan. Salah satunya banyak perguruan kungfu di Indonesa.

Perkembangan

Seperti ilmu bela diri lain pada umumnya, bela diri kungfu berkembang dari kebutuhan manusia untuk bertahan hidup. Baik untuk membela diri dari serangan binatang buas, berburu untuk makan, maupun untuk berperang. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan tentang obat-obatan dan tubuh manusia di Tiongkok - serta perang saudara yang berkepanjangan dan sering, seni bela diri kung fu (chinese martial/chinese kungfu) pun berkembang pesat dan menyebar luas, sehingga membawa banyak kontribusi bagi berbagai macam bela diri di Asia.

Salah satu ilmu bela diri kung fu yang terkenal adalah dari Kuil Shaolin. Dan perguruan kungfu telah berkembang di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Seiring dengan kemajuan dan makin terbukanya negara Tiongkok, berbagai ilmu bela diri kung fu (kungfu martial) digabung dan distandarkan menjadi suatu bentuk olahraga yang dapat dipertandingkan, yakni wushu.

Sumber: http://kamissore.blogspot.com/2009/06/sejarah-perkembangan-ilmu-beladiri.html

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com